Lita Lestari Utami
Kredit Photo : Dok. Pribadi.
Blog baru dimulai dengan cerita yang baru. Apa yang aku dapatkan tahun ini benar-benar berbeda dan menyenangkan. “Seseorang” tepatnya yang ada di foto ini. Dia adalah “My First Love”. Cinta pertama buat aku yang susah menerima arti cinta sebelumnya.

Selama ini, dia hanya mengetahui dialah orang kesekian yang pernah hinggap di hati ku. Tapi kenyataannya dialah yang pertama, yang berhasil meyakinkan ku indahnya menjalani suatu hubungan yang disebut CINTA.

Bagi mereka keluarga HAAJ, FOSCA, FPA pasti sudah mengetahui bagaimana hubungan ku dengan laki-laki penyuka kucing satu ini. Tidak hanya kucing tapi semua hewan yang memang lucu baik dimata wanita ataupun pria. Tepat resminya tanggal 28 Juli 2010. Sebelum puasa dan beberapa hari sebelum resminya aku yang harus pindah ke Bandung untuk mengemban pendidikan disana.

Yah, orang inilah yang susah ditebak awalnya dan cukup menyeramkan dengan rambut dulunya yang ikal berlebihan. Perasaan ingin kabur, ditambah perbedaan usia 4 tahun menurut ku cukup membuat berpikir ulang sebelum memutuskan untuk hadir dikehidupan cintaku. Tapi siapa sangka anak betawi asli seperti ini bisa selalu ada disetiap bantuan diperlukan. Rajin sholat, pintar, dan tidak mudah menyerah itulah kelebihannya. 

Hal yang berbeda pula disaat pasangan lainnya akan memanggil dengan panggilan aku dan kamu, kali ini berbeda. Dia menyebut dirinya “Saya”. Sopan dan dewasa image yang selalu dia hadirkan untukku dan orang-orang di dekatnya. 
Kredit Photo : Dok. Pribadi.

Bagiku dia adalah sesosok kakak lelaki yang sempurna. Dia mampu menjadikan dirinya pasangan, kakak dan sahabat disaat yang bersamaan. Hal itu yang masih menjadikan pertanyaan bagiku, mampukah aku menjaga perasaannya sampai saat ini. Ku takut melukainya sebagai pasangannya. 

Ku hadir tidak ingin menyakitinya, ku hadir bukan untuk membuatnya terus bersedih karena pilhanku dan keinginan orang tua ku. Inilah diriku untuknya. Mengaguminya sebatas decak yang tidak bisa kuperlihatkan kepada orang-orang didekatku untuk mengerti diriku dan dirinya.

Ku selalu berdoa yang terbaik untuk dirimu. Ku berdoa untuk segala kebaikan mu dan pengorbanan mu menjaga aku dan cinta kita. Berdoa jika suatu saat allah berkata lain terhadap hubungan kita, ku tetap bisa menjadi orang yang melihatmu dari jauh, kesuksesan mu dengan orang-orang yang menghargai dan mencintai sebagaimana mestinya.

Impian 7 tahun kedepan akan selalu aku ingat meskipun jalan ceritanya sudah berbeda. Ku akan tetap berangkat bersama atau tanpa dirimu. Aku menghargai cinta pertamaku bersama mu. Kau yang selalu berhasil memberikan kejutan-kejutan manis disaat yang tak terduga.  

Tuhan, berikanlah yang terbaik untuk cinta pertamaku. Berikanlah dia kehidupan yang terindah bersama orang-orang yang mencintainya dan menghargainya. Berikan dia kehidupan yang bebas lepas mengungkapkan isi hati yang sebenarnya. Jika engkau mengabulkannya, biarkan aku melihatnya jauh dari tempat terindahnya sebagai kenangan yang tak terlupakan bagiku dan dirinya.


Penulis : Lita Lestari Utami
0 Responses

Posting Komentar