Lita Lestari Utami

Kredit Photo : Dok. Google.
Berbahagialah ketika kita dilahirkan di dunia ini sebagai seorang wanita. Wanita yang tumbuh karena ketulusan hati dan cinta teramat banyak di dalamnya. Wanita yang bisa merasakan sesungguhnya arti cinta di dalam hidupnya. Mencinta dan karena di cinta. Itulah wanita.

Terimakasih telah memberikan cinta itu kini dan nanti. Cinta teramat penting dalam setiap langkah yang ku jalani. Banyak cinta hanya sekedar kata dan kebahagian semata. Tapi cinta bagiku, bukan sebuah permainan kata dan pengharapan. Cinta, hal serius yang kita bina untuk menjalin suatu hubungan yang dewasa.

Kupercaya cinta sebatas kata hanya akan menjadi benalu dan penyakit bagi kehidupan. Akan sirna dan terbuang jauh setiap cinta yang tak bermakna dan sebatas kata tanpa arti yang nyata. Nyata tanpa adanya tindakan dan ikatan yang berarti yang diimpikan.

DIA.. Dialah yang berhasil memikat hati ini. Dialah juga yang berhasil membuat diriku menemukan arti cinta. Dia si pemilik hati tulus yang mencinta tanpa syarat dan penuh arti. Dia sang pendamping sempurna ketika raga ini tak bisa melihat indahnya dunia.

Ku dan dirinya berbeda tapi cinta yang mempersatukannya...

Mimpi ku, hanya ku buat dan ku serahkan untuk bisa menceritakan kisah cinta begitu hebat dan di dalamnya ketika ada orang lain yang ingin merebutnya. Ku sadar kekuatan dan arti cinta. Cinta yang tak akan terbagi dan terhalang oleh waktu dan jarak. Terimakasih Tuhan, kau telah mengirimkan Dia. Cintaku untuknya karena-Mu.

Kuinginkan waktu 100 tahun lebih untuk hidup bersamanya. Ku inginkan hidup dengan orang-orang yang ku cinta. Ku menginginkan semua tahu betapa indahnya cintaku dan orang-orang yang ku sayang terutama DIA dan dirimu Tuhan.

Ku mempercayai kasih ku untuk Dia karena restu-mu. Ku yakin semua orang akan tahu kekuatan cinta dan kasih sayang itu begitu hebat dan benar-benar bisa membuat seseorang mencintai apa yang ada didekatnya lebih darinya. Cinta kata-kata yang ku agungkan. Karena hanya cinta sesuatu yang indah yang bisa ku rasakan ketika jalan terperih sekalipun harus ku jalani.

Cinta tanpa batas. Cinta tanpa arah. Cinta akhir masa.
 

Penulis : Lita Lestari Utami
1 Response

Posting Komentar